Archive for February 2008

Seorang Suami dan Istrinya tengah menghadiri sidang perceraiannya.
Dalam persidangan ini akan diputuskan oleh Hakim : siapa yang mendapat hak asuh anak terhadap perkawinannya.
Dengan rasa emosi dan berteriak histeris serta melompat sang istri berkata :
“Yang Mulia, Saya telah berjuang dengan jiwa & nyawa untuk mengandung serta melahirkan bayi itu ke dunia dengan kesakitan, kesabaran dan pengorbanan saya!! Jadi secara nyata Anak itu harus menjadi hak asuh Saya!! ”

Dengan mengangguk-angguk Hakim mengerti tentang maksud si Istri, kemudian sang Hakim bertanya kepada pihak suami:
“Apa pembelaan anda terhadap tuntutan istri Anda”

Dengan mengenyitkan dahi, serta diam beberapa menit sambil termenung, si Suami dengan nada datar dia berkata :
“Yang mulia… Jika saya memasukkan sebuah KOIN ke sebuah MESIN MINUMAN, mesinnya BERGOYANG SEBENTAR, dan setelah itu minumannya keluar, menurut bapak Hakim… siapa yang mempunyai hak minumannya, milik Saya atau Mesinnya?” !!!!

Setiap tanggal 14 February, seluruh orang di dunia memperingati Valentine Day. Dimana Valentine Day merupakan hari untuk mengekpresikan kasih seseorang kepada orang yang dicintahi / dikasihi, khususnya kasih yang romantik. Pada hari itu pula umumnya semua restoran penuh dengan pasangan yang berbahagia baik itu muda maupun tua, terkadang diikuti oleh pedagang bunga yang siap meramaikan hari tersebut dengan aneka bunga yang warna-warni.

Valentines Day memang kesempatan yang baik dan penting untuk menyatakan kasih kepada orang yang kita kasihi. Tetapi, satu hal yang perlu kita ingat yaitu : kasih tidak hanya bersifat romantika saja namun melebihi dari perasaan romantika! dimana Kasih memerlukan kerja keras, pengorbanan dan pengampunan.

Jadi apaka itu “Kasih”? Kasih adalah kemampuan untuk merasakan kebebasan-kebebasan untuk menyatakan perasaan kita. Oleh karena itu untuk dapat lebih mengasihi orang lain, maka kita perlu mengasihi dan menerima diri kita sendiri terlebih dahulu. Semakin dalam kebutuhan akan kasih kita, maka semakin kita merasa kurang bebas sebab kita takut kehilangan kasih tersebut.

avatarRenungan Hidup, suatu cara terbaik untuk menuju kesempurnaan dan merefleksikan-diri adalah sarana untuk pengembangan jiwa dalam menghayati arti kehidupan.
Kesempurnaan menuntut semua upaya yang mampu kita lakukan dalam mencapai hasil terbaik yang dapat diraih!.