Konflik dalam Pernikahan!
Pertengkaran … pertengkaran lagi … bosan nih!
Jadi tidak ada pernikahan yang tanpa konflik. Didalam proses penyesuaian antara sang suami dan istri, konflik biasa terjadi.
Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam menghadapi konflik tersebut yaitu :
Sang Suami dan Istri perlu belajar mengontrol kemarahan
Kemarahan membuat seseorang tidak dapat mendengar atau mengerti pihak lain. Bila salah satu marah, pihak yang lain perlu mengekang dulu lidahnya dan mau mendengar. Seseorang yang sedang marah memiliki kebutuhan untuk diterima dan dimengerti kemarahannya, bukan untuk dibantah atau disangga. Usahakan untuk tidak membantah terlebih dahulu sampai semua emosi kemarah keluar.
Sang Suami dan Istri perlu belajar mengkonfrontasi dalam cinta
Bilamana konfrontasi diperlukan, janganlah dilakukan untuk menyerang, mulailah dengan mengutarakan perasaan kita. Hindari perkataan yang dapat mengungkapkan ego kita yang absolut sehingga menimbulkan perbantahan
Sang Suami dan Istri perlu belajar mengampuni sesama
Berdua harus perlu belajar untuk cepat saling mengampuni. Bilamana kata-kata tidak cukup dan tidak dapat menyelesaikan masalah, suami dan istri dapat saling memeluk dan mangampuni. Biasanya hasrat pengampunan akan datang bila kita cepat bertindak dan tidak saling menunggu.
ada pesan slogan “ngeteh dulu ah … ”
( ditujukan untuk someone agar masalahnya segera selesai! )







This post has no comment.